MERANTI — Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Meranti, H. Sudandri Jauzah, mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca panas yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Pesan tersebut disampaikan Sudandri saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Besar Ar-Rahman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Senin malam (24/8/2026). Ia hadir mewakili Bupati Kepulauan Meranti.
Sudandri meminta masyarakat tidak lalai dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama saat membuka atau membersihkan lahan.
Menurutnya, pembakaran lahan yang tidak terkendali tidak hanya merugikan pemilik lahan, tetapi juga dapat berdampak kepada masyarakat sekitar apabila api meluas.
“Janganlah kita lalai. Kita harus maksimal dalam menghindari masalah kebakaran lahan dan tanaman yang dapat menimbulkan kerugian bagi orang lain maupun diri kita sendiri,” tegas Sudandri.
Ia juga mengingatkan masyarakat bahwa persoalan karhutla memiliki konsekuensi hukum. Karena itu, pencegahan harus dilakukan bersama oleh pemerintah, aparat dan masyarakat.
“Jangan sampai kita nanti berhadapan dengan hukum. Karena itu, kita harus menjaga dan melaksanakan upaya pencegahan secara maksimal terhadap kebakaran lahan,” ujarnya.
Imbauan serupa disampaikan Camat Tebingtinggi Barat, Rinaldi. Ia meminta masyarakat tidak melakukan pembakaran di lahan terbuka, terutama dalam kondisi cuaca yang cukup panas.
“Sekali lagi kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, pada kesempatan malam ini jangan melakukan pembakaran di lahan terbuka. Bersabar dengan kondisi cuaca panas,” kata Rinaldi.
Rinaldi berharap masyarakat dapat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla yang berpotensi menimbulkan kerugian lebih luas.
Pesan Keteladanan Nabi
Selain mengingatkan soal karhutla, Sudandri juga mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meningkatkan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT serta memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus masjid dan panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak hanya menjadi sarana meningkatkan amal ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi di tengah masyarakat.
“Semoga kehadiran kita pada peringatan kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam dapat meningkatkan iman dan ketakwaan kita kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta menanamkan kecintaan yang dalam kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam,” ujarnya.
Sudandri menegaskan, Rasulullah SAW merupakan teladan bagi umat Islam. Karena itu, nilai-nilai yang dicontohkan Nabi hendaknya diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.
“Sebagai umat Rasulullah kita harus menjaga dan menjalankan ajaran Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam secara sungguh-sungguh dan menjadikan figur pribadi Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam sebagai uswatun hasanah atau teladan yang baik,” ucapnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah tersebut diisi dengan tausiah oleh Ustadz H. Mustafa, S.Ag., M.M. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti masyarakat serta jamaah Masjid Besar Ar-Rahman.
Turut hadir jajaran Pemkab Meranti, Forkopimcam Tebingtinggi Barat, tokoh agama, kepala desa, pengurus Masjid Besar Ar-Rahman serta masyarakat dan jamaah.